Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Bila Esok...

Sunday, August 7, 2011

Bila setiap mata melihat penuh curiga
Lemparkan senyuman penyembuh rasa
Mungkin hati mereka tiada cahaya...


Bila setiap tutur kata
Bagai belati menusuk jiwa
Usah dibalas kata serupa
Itu ujian meniti usia...


Bila esok mentari hilang teriknya
Kehilangan kian meresah dada
Permata bergenang dibirai mata
Sabarlah...
Pasti ada penggantinya...





penaJannah
...takkan berhenti menari!!!

Cemburu

Tuesday, June 7, 2011

Cemburunya….
Rasa itu hadir lagi
Dibalik tirai tenang hatiku
Di sisi irama indah jiwaku
Rasa itu hadir lagi
Mengusir tenteram nadiku
Oh…cemburunya aku
Melihat wajah-wajah itu
Bercahaya tanpa secalit warna
Bersinar bak purnama
Senyum bagaikan bidadari
Oh cemburunya aku
Melihat langkah mereka ke sana
Riang ceria bersama
Meniti hari-hari indah
Meniti satu jalan sejahtera
Dan aku lebih cemburu
Melihat tangan-tangan itu
Memberi tanpa mahu menerima
Dengan senyum di wajah
Digambar ikhlas di hati…
Ahhhh…cemburunya!!!
Wajah itu cerah
Dengan cahaya keimanan kepada-Nya
Langkah-langkah mereka megah
Ke jalan jihad menagih ilmu-Nya
Tangan-tangan itu memberi
Dengan niat kerana Ilahi…
Indahnya menapak di jalan-Nya
Sungguh…aku cemburu!


penaJannah
...takkan berhenti menari!!!

Tanpa Cahaya

Friday, April 8, 2011

Kucuba untuk menawan 
setiap impian
Cuba untuk melawan 
tiap badai yang datang
Mampukah ku bertahan...

Kuteruskan melangkah 
dalam kelamnya malam
walau hatiku lelah
walau diriku lemah
Tuhan....beri aku kekuatan...

Tanpa Engkau aku kehilangan
dalam cerah aku kegelapan
Engkaulah cahaya terangi hidupku
Engkau sinari duniaku
Tanpa Engkau aku keresahan
dalam riuh aku kesunyian
Engkaulah irama
indah berlagu di jiwaku
di setiap nafasku...

Setiap persoalan
Kau berikan jawapan
Setiap keraguan
Kau titip keyakinan...
Teguh aku di sisi-Mu...

Adakala kulupa
pada yang mencipta
Leka dengan dunia
yang sering berdusta
Tuhan..beri aku keampunan...

Siapalah diriku
tanpa kasih sayang-Mu
hinanya diriku
tanpa belas dari-Mu
Tuhan...
bimbing aku ke syurga-Mu





penaJannah
...takkan berhenti menari!!!

Sepi itu Indah~

Friday, March 11, 2011

Di dalam cerah ku rasa kelam
dalam riuh ku rasa sunyi
terangnya warna pelangi ku pandang suram
warnanya pudar di mata hati
meski cerlang di mata kasar
apakah yang hilang???
benakku bersuara tanpa henti
jiwaku terus mencari...

Ketenanganku bagai dicarit
kewarasanku makin tergugah
kematanganku kian goyah
hidup memang kian payah
deras mengalir tanpa henti
laluan kian berhalang
haluan kian berliku
bukankah itu kehidupan
tak pernah sunyi dari ujian...
lantas...apakah yang kurang?

Bila mata gagal melihat dalam cerah
kutatap lama sebuah kegelapan
dalam kelam ku mengeluh kesah
hadirkan cahaya dalam kesuraman
kembalikan ketenanganku...
andai dosa semalam jadi taruhan
punca hilang pedomanku
ampunkan aku ya Tuhan
dengan penuh rasa kerdil
dengan penuh rasa hina
kembalikan nur-Mu di hatiku...

Sungguh Kau maha mendengar
tak pernah lena
tak pernah leka
sempurna...itulah Kau...
aku gelisah
rupanya ada rasa rindu dalam diri
rindu pada pekatnya malam
rindu untuk menatap langit tanpa bintang
gelap, sepi, tenang
Oh Tuhan...
bangkitkan aku untuk mengadap-Mu...


penaJannah
...takkan berhenti menari!!!

Kau pergi jua~

Monday, December 13, 2010

Assalammualaikum semua=)

Semoga kita sentiasa dibawah bimbingan yang maha  kuasa....

'Kau pergi jua???' Siapa??? Soalan yang lebih tepat 'apa'?huhu...sesuatu yang dititip bawah jagaanku telah pergi pagi ini...huhu...terasa bersalah pula mengabaikan dia...ampuni daku...aku memang pelupa orangnya...kamu tahu kan??? Puisi ini untuk kamu yang telah pergi...

Ketika itu kau hadir di celah hidupku yang suram
meski kau tak mampu bersuara
kehadiran mu buat aku tersenyum
hatiku berbisik,'Ada insan mengingatiku..'
Aku akan menjagamu
itu tekadku
namun
maafkan kealpaanku
maafkan kelalaianku
aku lupa kau jua makhluk Tuhan
yang minta belas kasihan
yang memohon kasih dan sayang
ampuni daku...T__T
kala ku menatap kau
kelayuan
tak berseri lagi
kaku nadiku seketika
kau pergi jua
namun 
kau telah mengajar aku sesuatu yang berharga
kau seperti iman dan kasih sayang
perlu dihargai
perlu dijagai
perlu disirami
perlu dibajai
moga aku tidak leka
menjaga pohon iman dan kasih sayang
kerna tak mampu ku berdiri 
tanpa lindungan pepohon itu...



penaJannah
...takkan berhenti menari!!!



Lagu tanpa nada

Thursday, December 2, 2010


Di kejauhan ku kirim nota,
yang berlagu di sudut hati,
sejak bila,
bagaimana...
mengapa kamu, bukan mereka,
hatiku kerap bersuara tanpa nada,
realiti atau fantasi,
aku sangsi...
Kamu yang jauh dari mata,
tiada khabar berita,
entah bila kan bersua,
namun
dirimu sering mencelah ingatan,
setiap kali aku mengeluh resah,
serpihan memori padamu 
buat aku tersenyum.
Disepertiga malam ku memohon pada-Nya,
titipkan daku sebuah harapan,
berikan daku kekuatan,
yakinkan hatiku Tuhan,
andai kamu tercipta untukku,
lelaki yang mengimami solatku.
Lantas keyakinan itu datang
memberat rasa
dengan debaran 
nadiku bersuara
dalam bait kata yang tak seberapa
bersulam doa,
moga kamu memahami
dan menerima...
Kudrat Tuhan lebih berkuasa
harapan yang kusulam 
tewas akhirnya
ku pasrah segala
kerna ku mengharap hanya pada-Nya.
Selang waktu beranjak leka
sayu kutinggalkan segaris luka
semoga ada hikmahnya.
Ketahuilah...
cebisan rasa yang hadir tanpa kupinta
perginya...tak mampu ku paksa...

penaJannah
...takkan berhenti menari!!!


Hati yang Mencari

Saturday, November 13, 2010

Selama diri cuba lari
dari hakikat yang menyakiti
Selama itu ia kian mendekati
Sempit jiwa, sesak hati
Belum kuatkah diri?
Ataupun sudah mati?
Detik waktu beranjak tanpa henti
Terlihat cahya tanpa jemu menyinari
Menggamit aku terus menghampiri
Kian terang saat kudekati
Tiba-tiba kelam menyelubungi
Ketakutan menghenyak diri
Ada tembok besar menghalangi langkah kaki
Rupa-rupanya ku temui cuma jalan mati
Jiwa mengeluh dalam sepi
Mudahnya mataku dikaburi…
Kutadah pada-Nya pohon simpati
Oh Tuhan yang maha memberi
Ampuni hamba yang melupai
Sesat dalam mencari
Lupa pada cinta hakiki
Asyik mengejar duniawi
Sedarkan aku dari mimpi…
Ku susuri jalan berduri
Kerna Kau pernah berjanji
Jalan ke syurga-Mu takkan pernah sepi
Dari dugaan yang menguji
Dari bilah kata yang mengeji
Namun suara iman berdiam di hati
Mengajar aku meredhai
Segala yang terjadi
Perih getir hidup di bumi
Tanda cinta Ilahi
Anugerah pencinta sejati
Penghubung ke alam abadi
Sabarlah hati…kuatlah diri…
Labuhkan harapan pada Ilahi
Tatkala hati sedang mencari
Hidayah-Nya sedia menyinari.


penaJannah
...takkan berhenti menari!!!

Suara by Pyanhabib

Saturday, October 23, 2010

Lelaki pertama

Sunday, October 10, 2010

Kau lelaki pertama 
kujumpa pada permulaan langkahku
lelaki yang mengajar aku erti cinta
kasih dan sayang sesama manusia
di dunia sementara.

Cinta pertama, kata kau,
pada Sang Pencipta
cinta sepenuh jiwa,
iman namanya,
kau mengajar aku mengenal Dia
aku yang tidak tahu
menjadi mahu terus mengenali Dia
selayaknya seorang hamba
akur pada perintah-Nya.

Cinta kedua,
pada kedua orang tuaku,
bonda yang melahirkan,
ayahanda yang lelah membesarkan,
kau mengajar aku menghormati dan menyayangi
mereka yang berjasa dalam hidupku
sama seperti kasihku padamu.

Kau lelaki pertama mencintaiku
setulus jiwa
seikhlas hatimu
saban waktu
senyummu bak mentari dalam hatiku
ketawamu bagai pelangi
dikala aku dirundung kesedihan
kepayahan dan kekecewaan
kau bersuara,
sabarlah, itu kunci bahagiamu.

Aku juga menyayangimu
meski sesekali amarahmu berapi
garangmu, kalah naga Tasik Chini
buat aku diam kelu
tertunduk kaku
namun limpahan kasihku
tak pernah kurang
walau seinci.

Putaran masa tak pernah berhenti
laju meninggalkan indahnya memori
garis usia pada wajahmu mula terserlah
dan diriku kian jauh melangkah
tanpa rela ku tinggalkan kau disini
impianku melambai dari kejauhan
kuturuti jua kehendak rasa
yang dahaga ilmu Tuhan yang Esa
aku ingat pesananmu,
ilmu itu tinggi nilainya
mencarinya adalah jihad
lama baru kufaham ertinya.

Satu persatu 
nikmat Allah ditarik dari dirimu
kau tak berdaya lagi melangkah gagah
namun kau tetap pahlawan dimata ku
gagah dalam payah
bersyukur dalam resah
redha dengan segala ujian-Nya,
dan saat bumi memisahkan kita
jasadmu kaku tanpa nyawa
maaf aku tiada di sisi
pemergianmu kutangisi.

Mereka bertanya,
bila kau pergi?
aku termenung, lama
kerna dalam hatiku kau sentiasa ada
mataku menyoroti wajah-wajah kesayanganku
terbias iras wajahmu.

Kutitip doa bersulam rindu tiada tara
moga kau lebih bahagia di sana
terima kasih kerana menjadi lelaki pertama
yang mengajar aku erti cinta.

p/s: dia yang dimaksudkan adalah arwah tok wanku.=)
penaJannah
...takkan berhenti menari!!!

Cuaca Kehidupan

Sunday, September 19, 2010





Tiap kali ku mendongak ke langit,
ia tak lagi serupa, 
pagi ini ia cerah, cantik membiru,
tengah hari mungkin mendung kan tiba,
dan petang...hujan lebat kan menyimbah bumi,
sampai satu ketika,
mentari muncul kembali,
langit itu cerah lagi..
itulah cuaca kehidupan.

Kita ceria melihat pagi yang gemilang,
tetapi gelisah bila mendung muncul tidak semena,
dan terkadang kita bersedih
melihat hujan yang lebat.

Pagi yang cerah,
itulah rahmat,
permulaan baru yang indah,
mulakan ia dengan mensyukuri nikmatNya.
Namun bila mendung menjengah,
kita tertanya,
'Apakah hujan kan turun?' atau
'Langit kan cerah kembali?'
marilah merenung diri,
menilai kebaikan dan kelemahan,
insafi setiap kesilapan,
kerna masih ada ruang kemaafan.

Mendung bertukar gelap,
lebatnya hujan mengaburi indahnya maya,
'Musibah atau hadiah?',
kita tertanya sendiri,
dalam diam hati berdoa,
semoga Dia menurunkan rahmat
bukan bencana.

Renyai hujan masih bersisa,
kicau burung berkicau riang,
bertasbih memuji keagungan Pencipta yang satu,
Alhamdulillah, mentari muncul lagi.

Hati kecilku berbisik dalam sepi
'Oh Tuhan, 
aku tidak meminta Kau memudahkan perjalanan hidupku,
tetapi ku memohon, merayu padaMu,
titipkan aku keimanan, ketabahan dan kekuatan
untuk ku harungi kehidupan
dalam apa jua rupa langitMU. Amin'.

penaJannah
...takkan berhenti menari!!!

Cintaku tetap sama

Thursday, September 2, 2010

Assalammualaikum semua =)
Semoga kita semua masih tenang di bawah lindungan rahmat Allah SWT di bulan yang berkati ini.
 
‘Cintaku tetap sama’

Lama dulu…
aku sudah lupa tarikhnya,
rasa cinta itu hadir
menyelinap halus ke dasar hati,
mengundang rasa bahagia tatkala bersama
menyisip rasa rindu bila terpisah.
Kau teman sejati,
bersama mu aku tenang,
kau membawa aku ke alam yang lain,
mengajar aku mengenal dunia yang indah,
mengenal Pencipta yang Maha Kaya,
mengenal manusia dan kerenahnya…
Kau membuat aku berfikir,
kau timbulkan pelbagai soalan,
lantas,
kau memberi jawapan pada soalan ku,
sering kali kau membuat aku tertawa
lenggong bahasamu menggoda ku,
sesekali kau membuat aku menangis,
sungguh bijak kau melembutkan hatiku.
Ada ketika ku alpa, lupa diri
Lupa pada Dia yang menjadikan kau dan aku,
Dan kau hadir mengingatkan ku,
Menasihatiku…
Membawa aku kembali kepada fitrah…
Adakalanya aku lemah,
Dirundung pelbagai soalan,
Diasak bermacam masalah,
Terasa ingin terus rebah,
Kau kurenung,
Bait katamu ku hayati,
Kekuatan itu datang kembali,
Merasa kuat untuk terus berdiri,
Terus melangkah tanpa henti.
Rasa cinta padamu adalah anugerah,
Dulu aku mencintai mu,
Biar apa kata mereka,
Cintaku tetap sama, selamanya…

Jangan salah faham… Cinta yang saya maksudkan di sini adalah cinta kepada BUKU. Jika anda juga ‘ulat buku’ seperti saya, anda tentu merasai nikmatnya membaca.

penaJannah
…takkan berhenti menari!!!

Warkah buatmu teman

Thursday, August 26, 2010

Assalammualaikum...

Teman, kau mungkin berfikir aku mencari kesempurnaan dalam dirimu. Dan aku tidak menemui kesempurnaan itu dalam diri. Lantas ku pergi meninggalkan kamu. Tidak temanku. Mencari kesempurnaan dalam diri manusia yang penuh dengan kelemahan dan kealpaan, umpama mencari semut hitam di dalam gelapnya malam. Sukar, atau lebih tepat, mustahil untuk ditemui. Aku tidak mencari kesempurnaan dalam dirimu kerana aku jua manusia lemah yang serba kekurangan.

Teman, kutemui kamu di salah satu lorong hidupku. Mengenali kamu adalah rahmat buatku. Kau mengajarku bahawa kehidupan tidak pernah sunyi dari dugaan dan ujian. Aku melihat jalan suram yang telah kau lalui. Aku kagum, kau melaluinya dengan tabah. Terima kasih kerana mengajar aku menjadi lebih kuat.

Teman, meski kehidupan lampau mu tiada keindahan, tidak mustahil kau menemui kebahagiaan di masa depan mu. Aku melihat air mata penyesalan mu, meski kau cuba sembunyikan di sebalik kepulan asap rokok mu. Dan aku terlihat cahaya cerlang dalam dirimu, sebuah keikhlasan.

Temanku, insan yang baru kau kenali ini melihat potensi cemerlang dalam dirimu. Lantas lidah ini tidak mampu berdiam. Maaf andai teguranku mengguris hatimu. Sebagai insan, aku menyayangimu.  Aku hanya ingin melihat kau berubah menjadi lebih baik. Aku ingin melihat sinar bahagia dari matamu.

Temanku, kisah silam mu yang kelam, jadikan ia bekalan untuk kau teruskan kehidupan. Mengapa terus hanyut dengan kesilapan semalam? Tentu kau berfikir, apa yang aku tahu tentang kehidupan? Aku menasihati kau seperti aku tahu segala-galanya. Tidak temanku. Terlalu banyak yang aku tidak tahu. Kehidupan adalah perjalanan yang panjang, tanpa henti menuju ke destinasi iaitu alam abadi.

Temanku, aku terpaksa pergi, bukan kerana aku membenci. Maafkan segala salah silap selama menjadi sahabatmu. Perjalanan aku jua masih jauh. Terlalu banyak perkara yang ingin aku pelajari. Hanya satu ingatan untukmu,

‘Manusia dilahirkan dengan fitrah yang suci dan bersih. Selagi pintu taubatNya belum tertutup, kembalilah kepada fitrah, kembalilah kepadaNya…’
Terima kasih kerana menjadi salah satu episod dalam ceritera kehidupanku.


p/s: Buku ini ku hadiahkan  untukmu. Sujud padaNya.



Teman yang menyayangimu.

penaJannah
...takkan berhenti menari!!!

Hanya Kau yang mampu

Friday, August 20, 2010


2:15 pagi.

Mataku tak mampu terlelap lagi.
lantas ku bangkit dari pembaringan.
meski ada suara malas bersahutan dalam diri.
ingin sahaja aku turuti.
terus melayani mimpi.
namun hati ini merindui Mu.
begitu rindu ingin berdialog denganMu.
sungguh aku tak berdaya tanpaMu.

Ku sucikan diriku.
moga bersih juga hatiku.
kerna ku tahu.
Kau hanya memandang hati hambaMu.
bukan luaran yang sering menipu.
Oh Tuhan,
moga aku layak menghadapMu.
Engkau yang Maha Menyayangi.

Ku berdiri menghadapMu.
mengharap ketenangan dari kalimahMu.
mengharap keampunan untuk setiap kelalaianMu.
sungguh aku hanya hambaMu yang lemah.
ampuni daku ya Tuhan yang Maha Pengampun.

Ku sujud padaMu Tuhan.
rendahkan diriku dihadapan Mu.
kerna ku tahu siapa aku di sisiMu.
hambaMu yang hina, sering khilaf,
sering jua terlupa untuk bersyukur
pada nikmat yang Kau anugerahkan.
dalam sujud yang panjang.
ku berserah padaMU Tuhan.

Aku mencari diriku sendiri.
dalam kepekatan malam.
mengharap sinar petunjuk dariMu.
tunjukkan daku ke jalan redhaMu.
bimbing daku ya Tuhan.
iringi langkah ku di persinggahan ini.
agar aku kuat di kesesatan.
tidak tersungkur di lembah kehinaan.

Dalam doa yang panjang.
ku mengadu padaMu.
jerih perih hidupku.
hidup yang Kau takdirkan untukku,
bukan mudah.
ujian yang Kau hamparkan buatku,
sering membuat aku lemah.
lantas aku memohon kekuatan dariMu.
kerna hanya Kau yang mampu.
membuat ku tersenyum dalam tangisan.

Oh Tuhan,
dunia yang fana menjadi taruhan.
segala amalan jadi hitungan.
layakkah aku menghuni syurgaMu Tuhan?
kerna ku tak mampu.
merana di nerakaMu.
Tuhan,
meski sujud ku terkadang cacat.
tidak sesempurna sujud kekasihMu.
doa ku tidak indah.
seperti doa para wali.
terimalah penyerahan ini.
kerna hanya Kau yang mampu.

penaJannah
...takkan berhenti menari!!!

aku...DIA...dan kamu

Sunday, May 2, 2010

aku kenal Dia sebelum aku kenal kamu

aku tahu Dia tak pernah jauh dari aku

aku yakin Dia tetap bersama aku

walau sesekali aku terlupa

Dia ada...terlalu dekat dengan aku



dan kamu

aku temui di salah satu lorong hidupku

aku kenali dalam pencarianku

ku mencari kasih yang Dia janjikan untukku



kamu tahu

andai ada rasa antara kamu dan aku

Dia yang menghadiahkan rasa itu

andai ada keindahan yang kamu lihat pada wajah ku

Dia jua yang menganugerahkan keindahan itu

kamu tahu itu

benar-benar tahu

tapi kamu lupa

aku juga alpa



dan kuleraikan jalinan tak bertali

antara kamu dan aku

kerna ia membawa aku jauh dari Dia

kutitip sekalung doaku untuk kamu

mengiringi setiap langkah kamu

andai ada jambatan antara kamu dan aku

jambatan itu hanya Dia...



penjannah
...takkan berhenti menari!!!

Ku cari bahagia dari air mata

Tuesday, March 16, 2010


Assalammualaikum~ Ohayo!!!


1:17 pagi...apa saya buat awal2 pagi nih???
Niat hati nak buat kerja, maklumlah, banyak lagi kerja tertangguh. entah kenapa semangat nak buat kerja tu takde...aigooo~sambil2 dok pikir nak buat apa lepas nih, tetiba teringat keluarga di kampong. ish..rindunya...(nak nangis rasa~) satu persatu gambar dan video di tengok. tak ada satu pon yang xmampu mengundang senyuman di bibir ku... Mencari secangkir azam dari wajah-wajah tersayang, dan mungkin cuba mengejutkan diri ini yang kadang kala terleka, lalai dengan dunia sendiri, hanyut dalam mainan perasaan.

Tatkala wajahmu kusingkap
dari kotak hati paling dalam
wajah kalian insan tersayang
tersemat erat takkan pernah padam
Satu persatu kutatap penuh kasih
dengan kerinduan tiada bertepi...

Bonda, srikandi ku
tak pernah penat mendidik kami
takkan pernah berhenti menegur kami
di fikiranmu, kami masih si kecil yang perlu di ajar sewajarnya
meski telah menginjak dewasa..
tak pernah lelah mengutus doa...

Ayahanda, perwira ku
menatap mu, hati ku pedih
ampunkan anakmu kerna terleka
keringatmu, jerih payah mu
takkan sia-sia...takkan...

Teringat pada nasihat seorang teman, bila kau rasa lelah, penat, tiada semangat...Pulanglah... Pulang pada tempat kau bermula, pulang pada tempat kau belajar berjalan. Pulang pada fitrah manusia, Kasih sayang!!! You're right my friend...definitely...

1:42 pagi...tamat menulis...Ku cari bahagia dari air mata...ku ukir senyuman dari derita...kerna diri ini sering kali terjatuh, merasa sakit dan terus bangkit...

penajannah
...takkan berhenti menari!!!



Suratan atau kebetulan

Saturday, March 13, 2010

Suratan atau kebetulan
aku di persimpangan
antara kiri dan kanan
antara kasih dan sayang
aku harus memilih
kerna kakiku ini perlu melangkah
meski sesekali sumbang jua langkahku
meski suatu ketika aku kan terjatuh
menahan kesakitan yang mengundang airmata
namun aku pasrah…
lebih rela merasa pedihnya terjatuh
dari aku terus bingung dipersimpangan
dari aku terus termangu tanpa jawapan
sabarlah duhai hati
bangkitlah wahai diri
suratan atau kebetulan??
pilihan tetap di genggaman…



penajannah
...takkan berhenti menari!!!

p/s: jgn takut untuk melangkah. HE always by our side...

Weird feeling

Tuesday, March 9, 2010



It is weird, this feeling...
how or when it will come, we don't know
never realized
like a whisper in the heavy rain

Weird, very weird feeling
you feel close when it so far
his name is etched on the gateway of your heart
his face makes you smile
his laugh makes you fly
without him,
you like a flower which have no fragrance
like a bird without wings
weird...right?

it is weird
this feeling might gone
yet you never realized
when or how it does
those feeling that makes you smile
suddenly makes you cry
the pain, it hurt so much
can't put it in words
try hard to forget, try harder to hate
but those words from his mouth
makes your love grow even more,
'I'm sorry...'
you didn't think twice
' I already forgive you.'
weird feeling...

It is weird yet so beautiful, this feeling
might come again
to someone who deserve your tears.

penajannah
...takkan berhenti menari!!!
p/s: i do love you so much...Nescafe! hehe




Pena...

Monday, March 8, 2010

Pena ini tergenggam erat
namun mengapa tanganku tergetar
lafaz yang terpendam
luahkanlah...

Lembaran putih bersih
terbentang di hadapan ku
bagai melambai-lambai meminta coretan
Kupejamkan mata...sedetik dua
nafas ku hela panjang
getar ditangan mula hilang
lantas penaku menari lagi
mencoret dan terus mencoret
tanpa henti...
apa yang terpendam
luahkan...
meski tanpa suara dan nada
sekian alam mampu mendengar

Luahkan...
biar Dia tahu..mereka tahu
isi hatimu...bicara nadimu


penajannah
...takkan berhenti menari!!!

Atas nama Cinta

Monday, March 1, 2010

atas nama CINTA aku merantau jauh..

jauh dari yang tersayang..

kerana cintaku pada ilmuMu Tuhan

aku tetapkan niat dihati

atas nama CINTA…

aku tekad berdiri sendiri

meski aku rebah

kan tetap kugagahi

kaki melangkah, takkan pernah berpatah

atas nama CINTA

aku pasrah

andai suratan hidupku telah terlukis

mungkin tak seindah mimpi

namun aku tahu…

cintaMu tak bertepi

atas nama CINTA…

airmataku mengalir lagi

tatkala sepi melanda diri

aku tahu kau takkan pernah jauh…

atas nama CINTA

aku relakan segala…

asal Kau sentiasa denganku

atas nama CINTA…


penaJannah

...takkan berhenti menari!!!

[Puisi] Pada Raut Wajahmu

Tuesday, February 2, 2010

Terpaku mataku pada seraut wajah asing dijendela
ku tahu kau juga begitu
terpaku memandang renunganku
wanita ajnabi yang tidak kau kenali
“Siapa kau? Apa kau nak? Jangan apa-apakan aku…”
aku harap kau mampu mendengar
namun…kelu lidahku…hanya Dia yang tahu
hanya Dia yang mendengar tiap dengup jantungku
“Ya Allah…beri aku kekuatan…”

Kala kau terus mara
menghampiri aku yang kian lemah
mujur kaki ini masih mampu melangkah
“Pergi!! Ini bukan tempatmu!!!”
Ingin saja aku laungkan padamu wahai lelaki asing
Namun tak terluah dek kata-kata
mulut ku kian terkunci
tatkala kau hunuskan senjatamu
cuba mengancamku dengan mata tajam mu
sungguh aku terpaku
aku jua buntu
namun entah kuasa apa yang merasuk
ku gagahkan jua langkahku menjauhimu
tangan ku hayun menghempap ke pintu
membangun insan yang enak di ulit mimpi

Wahai lelaki asing
aku tidak mengenali siapa dirimu
mengapa kau ke tempatku?
apa yang kau cari?
apa masalahmu?
namun terima kasih kerana pergi
terima kasih kerana tidak menjadikan malam itu
malam terakhir untukku
terima kasih kerana kasihan padaku
meski aku hanya insan asing bagi dirimu

Kenapa aku berterima kasih
bukankah aku seharusnya membenci?
kerana pada seraut wajahmu
aku tahu kau tak rela
aku tahu kau juga manusia yang punya rasa belas
pada renungan matamu
aku tahu kau juga takut
aku tahu kau juga hambaNya yang lemah
Mungkin kau ditimpa malang
entah apa malang yang menimpamu lelaki asing
hingga kau bertindak melulu…

Wahai lelaki asing yang tidak kutahu gelarannya
pantai mana yang tak ditimpa ombak?
laut mana yang tidak bergelora?
ujianNya tidak akan bernoktah selagi badan masih bernyawa
lihat disekelilingmu wahai lelaki asing…
masih ada yang lebih malang darimu
lihatlah dengan iman dan mata hatimu
kau akan sedar engkau insan bertuah
kau dilahirkan sempurna
dan dengan kesempurnaanmu
kau cukup kuat untuk menongkah arus
kau cukup kuat untuk merubah malang kepada bertuah
andai kau terasa lemah
mohonlah pada Dia yang maha pemurah
percayalah pada Dia yang menciptakanMu dengan segala sifat…

Wahai insan yang tak ku undang…
moga Dia bukakan pintu hatimu untuk bertaubat
sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Pengasihani…
terima kasih kerana menjadi satu lagi ujian dalam hidupku
terima kasih kerana menjadikan aku lebih tabah
terima kasih kerana mengingatkan aku yang sering lupa

Wahai Tuhan yang menciptakan aku dan dirimu…
terima kasih kerana mengujiku
terima kasih kerana melindungiku
hanya padaMu tempat aku bergantung segala sakit dan perit…


penajannah...takkan berhenti menari!!!

 
penaJannah - Templates para novo blogger